West Wing Natuna On The Move (3)

Natuna itu….is The Front Gate not a Backyard,…….(BJ)

Yang anehnya tidak satupun pulau ataupun tempat yang bernama Natuna di Kabupaten Natuna. Ranai sebagai ibukota Kabupaten Natuna terletak di Pulau Bunguran, yang merupakan pulau terbesar diantara gugusan pulau-pulau yang terletak di Laut Cina Selatan. Gugusan pulau-pulau tersebut dahulunya lebih dikenal sebagai kawasan Pulau Tujuh. Dan Pulau Bunguran itulah yang sekarang dikenal sebagai Pulau Natuna.

“Bongjun belum menjawab mengapa Natuna harus dimekarkan ……?

Aku sengaja tidak menjawab pertanyaan kawanku tersebut yang berpakaian Baju Kurung Melayu dan bersabuk kentong. Memang ada banyak persamaan budaya dan adat istiadat antara Melayu Pulau Tujuh (Natuna) dengan Melayu Malaysia. Salah satunya adalah ya baju kurung tadi. Hal ini tentunya tidaklah mengherankan mengingat letak geografisnya yang berbatasan langsung dengan dua Malaysia yaitu Kuantan di Malaysia Timur dan Kuching di Malaysia Barat. Bahkan beberapa keluarga di Natuna khabarnya adalah keturunan raja-raja dari Malaysia dan kerabat dekat Sultan Bolkiah dari Kerajaan Brunai Darussalam.

“ Sudah selayaknya masyarakat Natuna yang berbatasan langsung dengan Negara Malaysia taraf hidupnya sama dengan saudara-saudaranya di Malaysia.”

Demikianlah kira-kira salah satu poin dari pidato Pak Hary Azhar Azis, dalam pembukaan acara Mubes Masyarakat Bunguran Barat Lame. Politisi kelahiran Tanjungpinang Kepri ini berhasil memukau para peserta Mubes sekaligus membuka kesadaran,….bahwa betapa masih jauhnya ketertinggalan pembangunan di Natuna dibandingkan daerah-daerah lainnya di Indonesia.

“ Padahal laut Natuna menyumbangkan devisa yang cukup besar buat Negara ini. Tapi tengoklah kehidupan masyarakat kita. Padahal kita adalah pintu gerbang dari sebuah negara yang bernama Indonesia. Tapi lihatlah betapa pintu gerbang itu tidak menarik karena tanpa sentuhan design yang terencana dan berkualitas. “ ujarku sambil setengah berbisik kepada kawanku tadi.

Ia mengangguk,….dan aku melanjutkan bisikan,…..

“Padahal dari dulu Natuna memang sudah spesial di mata pusat (Pemerintah Pusat)…..tapi kesejahteraan masyarakat dan percepatan pemerataan pembangunan tak urung terwujud.”

Dan kawanku membalas bisikan…..

“Saya masih belum faham bong,…mengapa Natuna spesial di mata pusat dan harus dimekarkan ?

Bersambung…..

Natunapedia :

Sabuk Kentong = Pakaian khas pria Melayu Pulau Tujuh. Baju Kurung dengan sabuk kain di pinggang. Tinggi gulungan kain menunjukkan strata / kelas / keturunan seseorang.

0 comments:

Post a Comment

My Blog List