
Aku tidak pernah merasa languk untuk selalu singgah di jembatan kayu sepanjang lebih dari 500 meter yang membelah hutan bokau yang rimbun di kampung Sapak. Di ujung jembatan itu terhampar lautan luas. Seluas dan sepuas mata memandang.
Sambil meneguk air putih lalu merebahkan badan, melepas kesoi setelah hampir satu setengah jam bersikal ria di jalan-jalan kecil. Biasanya aku berleha-leha di ujung jembatan tersebut namun tidak terlalu lama. Cukup satu lagu saja…..dan petang ini giliran irama lagu Astaghfirullah-nya Cak Nun. Sungguh damai. To me…. it’s really a golden time.
Kebetulan saja hari ini usai menikmati "golden time", aku bertemu dengan Pak Wan Adam, Kepala Sekolah SMAN 1 di kampungku.
“ Lah beli sikal Pak ?”
“ Lom,…saye nak lihat sikal bongjun luk….”
“ Ndok perlu beli sikal yang mahal pak…yang penting rodanya jangan segi empat hahaha…”
Semoga saja Pak Kepsek yang beberapa bulan yang lalu sempat di pusingkan oleh siswa-siswanya yang selalu selap masal segera membeli sikal dan menularkan kebiasaan guhit mengguhit ini kepada rekan-rekan gurunya dan tentu saja juga kepada murid-muridnya yang gemar bersepeda motor atau naik ojek. Biar bugar biar segar dan selalu siap untuk proses belajar mengajar.
Dan terlebih lagi untuk menghindari stroke yang belakangan ini banyak menyerang penduduk di kampungku yang tentunya hal tersebut berkaitan erat dengan pola hidup. Habit is second nature……………dan menurut Pak Asyangar seorang Lurah di dunia maya yang rajin bertanya dengan seorang dokter teman baiknya, jika seseorang sudah terkena stroke maka…..
"Ya sudah..sebaiknya secepatnya di bawa ke rumah sakit saja, karena ada periode emas {Golden Time) sekitar dua jam untuk mencegah kerusakan otak yang lebih luas...Ayo siapkan mobil Puskesmas dan langsung dibawa ke rumah sakit kabupaten yaa..!!."
Bersambung ……maning
NATUNAPEDIA :
Languk = Bosan / jenuh
Bokau = Bakau / Mangrove
Kesoi = Capek
Lah = Sudah
Sikal = Sepeda
Lom = Belum
Saye = Saya
Nak = Ingin
Luk = Dulu
Ndok = Tidak
Guhit Mengguhit = Kayuh mengayuh
Selap = Kesurupan / Kemasukan
"Golden time" memang bisa berarti apa aja....Aku merasakan nuansa kesejukan dan keindahan di posting ini...penuh ucapan syukur dan terimakasih pd sang Pencipta.
ReplyDeleteYaah....itulah hidup...manusia dg lingkungan dan Pencipta.